GELAR YUDISIUM, STAI DDI PAREPARE MENCETAK 32 SARJANA PENDIDIKAN BARU

Parepare, (STAI DDI Parepare) – Sekolah Tinggi Agama Islam Darud Da’wah Wal-Irsyad (STAI DDI) Kota Parepare program studi Pendidikan Agama Islam (Prodi PAI) menggelar yudisium di Kampus STAI DDI Parepare, Jl. Abu Bakar Lamogo, Kompleks Pontren DDI Ujung Lare’, Kamis (14/7/2022).

Yudisiun kali ini mengangkat tema “Menjadi Lulusan PAI yang berintegritas mulia dan bermental baja”, sebanyak 32 mahasiswa diyudisium untuk mendapatkan gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd) dan semuanya dinyatakan lulus.

Pada kesempatan tersebut, ketua prodi Ali Hafid, S.Pd.I, M.Pd, memberikan ucapan selamat dan sangat bangga atas pencapaian yang telah diraih oleh 32 mahasiswa.

“Kami sangat bahagia atas pencapaian ini STAI DDI mampu mencetak mahasiswa-mahasiswa yang berkualitas, dan mampu bersaing dengan kampus-kampus yang ada di kota Parepare dan sekitarnya,” ujar Ali Hafid

Alasan Ali Hafid menyampaikan hal tersebut karena penelitian-penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa telah melalui proses turnitin dan penelitian mereka mampu dipertanggugjawabkan, hal ini terlihat di saat para mahasiswa mempresentasikan penelitian mereka dihadapan para penguji, tepatnya pada tanggal 28-29 Juni 2022.

Selain itu, Ketua STAI DDI Parepare Bapak Dr. Muh. Junaidi, M.Ag juga turut bersuka cita dengan menyampaikan pepatah bugis Tellu Riala Sappo, Tau’e Ridewatae, Siri Riwatakkaleta’, Nennia Siri Ripadatta’ Rupa Tau.

“Makna kalimat tersebut yaitu “hendaknya ada tiga hal yang dijadikan pagar dalam menjalani kehidupan ini yaitu rasa takut kepada Allah karena dengan ini manusia selalu berusaha atas iman dan berupaya untuk selalu bertaqwa kepada Allah , yang kedua rasa malu kepada diri sendiri yaitu dengan adanya rasa malu maka kita akan meminimalisir perbuatan tidak terpuji dan selalu menebarkan kebaikan, dan yang ketiga rasa malu kepada sesama manusia maka akan terbentuk budi pekerti yaitu sikap saling menghormati kepada yang lebih tua, menyayangi yang lebih muda dan menghargai yang sebaya karena adab itu lebih tinggi dari Ilmu, orang yang berilmu belum tentu beradab akan tetapi orang yang memiliki adab sudah pasti berilmu,” jelas Ketua STAI DDI Parepare ini.

Ia juga berharap, melekatnya gelar kesarjanaan kepada 32 sarjana baru Pendidikan Agama Islam bisa menjadi sebuah soft skills terbentuknya pribadi yang berintegritas, berakhlak mulia, istiqomah dalam menegakkan kebenaran dan kejujuran serta memiliki mental baja dalam menghadapi pergolakan-pergolakan dunia yang semakin ketat.

Dalam rangkaian acara yudisium, Bapak Drs. H. Abd.Rahman. Fasieh, M.Ag selaku wakil ketua 1 bidang Akademik mengambil bagian dalam proses pengukuhan dengan menyebutkan satu per satu nama peserta yudisium beserta dengan gelar baru yang disandangkan, di akhir pengukuhan beliau juga mengucapkan selamat dan sukses kepada para sarjana baru dan seraya memberikan semangat untuk terus menuntut ilmu, karena untuk meraih dunia lewat ilmu, untuk meraih akhirat hanyalah dengan ilmu dan untuk meraih kedua-duanya hanyalah dengan ilmu.

Turut hadir dalam kegiatan yudisium ini Wakil ketua 2 Abdullah, S.Ag. M.Pd, Wakil Ketua 3 Nurdin, S.Pd.I, M.Pd. dan para Dosen yang bukan sekedar menghadiri melainkan juga ikut mendoakan para sarjana baru agar mampu mengamalkan ilmu yang telah diperolehnya dan menjadi teladan baik dalam keluarga, maupun di lingkungan masyarakat. Di Akhir acara, Ketua Stai DDI menyerakhan Surat keterangan lulus kepada para peserta. (Dewi)